Upacara Penutupan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025 Digelar di Secata Rindam XIII/Merdeka

Penerimaan ijazah, pengalungan medali, serta penandatanganan sumpah prajurit yang diserahkan oleh Kasdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si.,
Penerimaan ijazah, pengalungan medali, serta penandatanganan sumpah prajurit yang diserahkan oleh Kasdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si., (Foto.Ist)

TNews, BITUNG– Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2025 secara resmi ditutup melalui upacara militer yang berlangsung khidmat di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Rabu (4/2/2026) pukul 08.38 WITA.

Upacara penutupan dipimpin oleh Kepala Staf Kodam XIII/Merdeka yang diwakili Kasdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si., serta diikuti oleh 509 orang mantan prajurit siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar kemiliteran selama dua bulan.

Bacaan Lainnya

Bertindak selaku Komandan Upacara adalah Dansecata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade R. W., S.I.P., M.H., M.Sc., sementara Perwira Upacara dijabat oleh Kasipers Rindam XIII/Merdeka Mayor Inf Surisfiyanto.

Susunan pasukan upacara terdiri dari satu SST pelatih dan pembina Secata Rindam XIII/Merdeka, satu SSR Korsik Kodam XIII/Merdeka, serta empat SSK mantan prajurit siswa.

Upacara diawali dengan kedatangan Kasdam XIII/Merdeka beserta rombongan, dilanjutkan laporan jaga kesatriaan, pemeriksaan pasukan, hingga rangkaian prosesi utama penutupan pendidikan.

Dalam upacara tersebut dilaksanakan penanggalan tanda prajurit siswa, pelantikan menjadi Prajurit Tamtama TNI AD, penerimaan ijazah, pengalungan medali, serta pengambilan dan penandatanganan sumpah prajurit.

Amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan oleh Kasdam XIII/Merdeka menegaskan bahwa pendidikan Dikmata merupakan tahap awal pembentukan prajurit TNI AD yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa Sapta Marga melalui pembinaan fisik, mental, dan keprajuritan.

Keberhasilan menyelesaikan pendidikan ini merupakan bukti kesiapan para prajurit untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Kasdam juga menekankan agar seluruh Prajurit Tamtama senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, menjunjung tinggi disiplin dan loyalitas, meningkatkan profesionalisme, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta selalu dekat dengan rakyat.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Komandan Rindam XIII/Merdeka beserta jajaran atas dedikasi dalam membentuk prajurit Tamtama TNI AD.

Upacara dihadiri oleh sejumlah pejabat TNI-Polri dan Forkopimda, antara lain Kapok Sahli Pangdam XIII/Merdeka, Danrindam XIII/Merdeka, para Asisten Kasdam XIII/Merdeka, para Kepala Badan Kodam XIII/Merdeka, Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka, Ketua Persit KCK Cabang X Rindam, serta perwakilan Pemerintah Kota Bitung, TNI AL, TNI AU, Polri, Kejaksaan, dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Bpk Hi. Ruslan Abdul Gani, S.Sos., serta tamu undangan lainnya.

Turut hadir pula keluarga dan orang tua mantan prajurit siswa serta insan pers, dengan jumlah keseluruhan sekitar 700 orang.

Kegiatan upacara berakhir pukul 09.50 WITA dan dilanjutkan dengan atraksi demonstrasi kemampuan oleh mantan prajurit siswa serta ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 12.21 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Sebagai catatan, 509 prajurit Tamtama Infanteri yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke Pendidikan Lanjutan Tamtama Infanteri yang dijadwalkan dibuka pada 7 Februari 2026 di Secata Rindam XIII/Merdeka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan