TNews, TALAUD- Kondisi stadion sepak bola di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah seorang warganet bernama Bang Gints menyampaikan kritik melalui akun Facebook pribadinya.
Unggahan yang pertama kali diposting pada 7 Februari 2026 itu menyoroti dugaan terbengkalainya pembangunan infrastruktur olahraga yang disebut-sebut menelan anggaran hingga miliaran rupiah.
Dalam tulisannya, Bang Gints mengaku prihatin melihat kondisi stadion yang tidak terawat dan dipenuhi semak belukar hingga menyerupai “hutan belantara”.
“Sangat disayangkan, stadion yang mungkin dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupiah, sekarang dibiarkan tidak terurus seperti ini,” tulisnya.
Ia menilai fasilitas olahraga yang seharusnya menjadi pusat pembinaan atlet dan kebanggaan masyarakat justru kehilangan fungsinya akibat minim perawatan.
Bang Gints juga mempertanyakan komitmen pengelolaan serta keberlanjutan pemanfaatan aset daerah tersebut.
Tak hanya menyampaikan kritik, Bang Gints bersama sejumlah warga disebut turut berinisiatif membersihkan area stadion. Ia menanggapi nada miring sebagian pihak dengan santai.
“Kami lakukan yang kami bisa. Kami menunggu apa yang teman-teman lakukan untuk kepentingan generasi muda Bumi Porodisa.
Bagi kami, membersihkan stadion mangkrak di Talaud tidak sia-sia.
Anggap saja kami olahraga,” ujarnya.
Unggahan tersebut mendapat beragam respons dari warganet.
Banyak yang menyayangkan apabila benar stadion tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal, mengingat perannya yang strategis dalam pembinaan atlet lokal, pengembangan kegiatan kepemudaan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui event olahraga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi terkini stadion maupun rencana penanganannya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah konkret agar aset yang telah dibangun dengan anggaran besar dapat kembali difungsikan dan memberi manfaat bagi generasi muda.







