TNews, BITUNG- Hari ke-12 Ramadhan 1447 Hijriah, geliat aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Pusat Kota Bitung semakin terasa.
Sejak sore hari, warga mulai memadati area perbelanjaan untuk berburu takjil dan kebutuhan berbuka puasa.
Momentum ini dimanfaatkan oleh Perumda Pasar Kota Bitung dengan kembali menghadirkan Ramadhan Fest 2026 yang dipusatkan di area Pasar Takjil, Senin, 2/3/2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah suasana Ramadan.
Ramadan Fest 2026 tidak hanya menghadirkan beragam kuliner dan produk unggulan lokal, tetapi juga diisi dengan kegiatan keagamaan.
Tausiah Fest Ramadhan sore ini disampaikan oleh Ust.Abdullah Tuje.S.sos.MH, yang memberikan pencerahan kepada para pengunjung dan pedagang yang hadir.
Dalam tausiah bertema “Makna Dalam Puasa Ramadan”, Ust. Abdullah Tuje.S.sos.MH menjelaskan bahwa Ramadan berasal dari kata “Ramdhan” yang berarti membakar atau melebur dosa-dosa.
Ia menegaskan bahwa setiap orang yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Selain itu, ia menguraikan bahwa pelajaran utama dari puasa adalah melatih kesabaran.
“Sabar dalam ketaatan kepada Allah, sabar dalam menghadapi kenikmatan agar tidak berlebihan, dan sabar saat menghadapi musibah,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga menyebutkan bahwa ciri orang yang benar-benar berpuasa adalah senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT, serta mampu menjaga sikap dan perilaku selama bulan suci Ramadan.
Dengan digelarnya Ramadan Fest 2026 ini, diharapkan tidak hanya roda perekonomian masyarakat yang terus berputar, tetapi juga nilai-nilai spiritual semakin menguat di tengah kehidupan sosial warga Kota Bitung.







