TNews, BITUNG- Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana religius semakin terasa di kawasan Pasar Pusat Kota Bitung.
Pada hari ke-15 Ramadan, masyarakat tampak memadati area pasar sejak sore hari untuk mencari takjil serta berbagai kebutuhan berbuka puasa.
Kehangatan suasana Ramadan tersebut semakin semarak dengan digelarnya Ramadan Fest 2026 oleh Perumda Pasar Kota Bitung yang berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang Ramadan.
Kegiatan ini dipusatkan di area Pasar Takjil dan menjadi ruang berkumpulnya masyarakat pada Kamis (5/3/2026).
Ramadan Fest tidak hanya menjadi tempat berburu aneka kuliner berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi bagi para pelaku UMKM lokal yang memasarkan berbagai produk makanan dan kebutuhan Ramadan.
Di tengah aktivitas jual beli yang berlangsung, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengingatkan masyarakat untuk tidak melupakan tujuan utama Ramadan, yakni meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, hari ini Ust. Hairudin Bandu, S.Sos mengajak umat Islam untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, khususnya dalam menjaga salat lima waktu.
Menurutnya, salat merupakan tiang agama dan menjadi ukuran utama baik tidaknya amal seorang muslim.
“Jika salat kita terjaga dengan baik, maka insyaAllah amal-amal lainnya juga akan ikut baik.
Karena salat adalah penentu dari seluruh amal ibadah seorang hamba,” ungkapnya di hadapan para pengunjung yang hadir.
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.
Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memperbanyak doa.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan amal saleh sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.
“Setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Maka jangan sia-siakan kesempatan yang mulia ini untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada-Nya,” tuturnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, saling menghormati, serta mempererat hubungan dengan sesama manusia sebagai bagian dari nilai-nilai ajaran Islam.
Dengan adanya Ramadan Fest 2026, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menghidupkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai keimanan dan mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat selama bulan suci Ramadan.







