3.500 Jamaah Padati Secata Rindam, Randito Maringka Ajak Jaga Kebersamaan

Wakil Wali Kota Randito Maringka S.Sos saat membacakan sambutan di Ribuan Jama'ah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka pada Sabtu pagi (21/03/2026) pukul 07.00 WITA
Wakil Wali Kota Randito Maringka S.Sos saat membacakan sambutan di Ribuan Jama'ah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka pada Sabtu pagi (21/03/2026) pukul 07.00 WITA .(Foto.Ist)

TNews, BITUNG- Sebanyak 3.500 jamaah memadati Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka pada Sabtu pagi (21/03/2026) pukul 07.00 WITA untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Pelaksanaan ibadah ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan sekaligus momentum kemenangan bagi umat Muslim.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Sekolah Calon Tamtama Rindam XIII/Merdeka dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Bertindak sebagai imam adalah Ade Rohmat Wahyudin, sementara khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Syaiful.

Turut hadir dalam pelaksanaan sholat tersebut, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka S.Sos bersama Istri tercinta Ny Jacinta Marybell Maringka Gumolung, yang tampak berbaur bersama masyarakat tanpa sekat.

Kehadirannya menciptakan suasana keakraban serta mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

Dalam sambutannya, Randito Maringka S.Sos menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Kota Bitung.

Ia mengajak warga untuk mempertahankan nilai-nilai positif yang telah dibangun selama bulan Ramadan, seperti kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.

Menurutnya, kebersamaan dalam keberagaman merupakan kekuatan utama yang harus terus dijaga.

Ia juga menyoroti pentingnya toleransi antarumat beragama, terlebih perayaan Idul Fitri tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Selain itu, pemerintah mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak.

Dalam khutbahnya, Ustad Syaiful menekankan makna kembali ke fitrah, tidak hanya secara pribadi tetapi juga dalam kehidupan sosial yang penuh dengan saling menghormati.

Sementara itu, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin juga menyampaikan pesan Idul Fitri kepada seluruh jamaah.

Ia mengajak umat untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana pembinaan diri agar menjadi pribadi yang lebih baik, baik dari sisi keimanan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan saling bersalaman antarjamaah, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Momen Idul Fitri ini menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati adalah ketika mampu menjaga persaudaraan dan persatuan di tengah keberagaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan