TNews, BITUNG- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Bitung, Rabu, 25/02/2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Pasar Takjil, Kecamatan Maesa, dan disambut antusias warga yang mulai mempersiapkan kebutuhan jelang Ramadhan dan Idulfitri 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Bitung menjadi titik awal dari rangkaian program serupa yang akan diperluas ke sejumlah wilayah lain di Sulawesi Utara.
Pemerintah provinsi menargetkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara bertahap di 10 kabupaten/kota.
“Ini menjadi langkah awal.
Setelah Bitung, kegiatan akan berlanjut ke daerah lain agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” ujar Yulius.
Program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama saat permintaan cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Meski jumlah komoditas yang tersedia belum dalam skala besar, distribusi dilakukan merata guna menjaga keseimbangan pasokan di seluruh daerah.
Selain menghadiri Gerakan Pangan Murah, Gubernur juga melakukan inspeksi mendadak di pusat perdagangan takjil Ramadan.
Ia memantau langsung harga bahan pokok sekaligus berdialog dengan pedagang dan pembeli untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Dalam kunjungan itu, Gubernur turut didampingi Wali Kota Bitung Hengki Honandar SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka S.Sos, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Yulius mengungkapkan, inflasi Sulawesi Utara sepanjang 2025 tercatat sebesar 1,23 persen, menjadikannya salah satu yang terendah secara nasional dan terendah di Pulau Sulawesi.
Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga.
“Inflasi yang stabil adalah kunci. Jika harga terkendali, masyarakat merasa aman dan aktivitas perdagangan tetap berjalan sehat,” tegasnya.
Ia pun meminta seluruh jajaran terkait untuk terus mengintensifkan operasi pasar dan pengawasan distribusi barang guna mengantisipasi potensi kenaikan harga akibat lonjakan permintaan selama Ramadhan ingga Idulfitri.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kota Bitung berkomitmen memperkuat koordinasi agar pasokan bahan pangan tetap aman dan daya beli masyarakat terjaga, sehingga perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung dengan tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan maupun gejolak harga.







