Festival Ramadhan Bitung 2026 Ditutup, Ustadz Hairuddin Tekankan Sinergi Ulama dan Pemerintah

Ustadz Hairuddin Bandu Mangasi, yang dikenal sebagai muballigh dari LDII Kota Bitung, menyampaikan tausiahnya.
Ustadz Hairuddin Bandu Mangasi, yang dikenal sebagai muballigh dari LDII Kota Bitung, menyampaikan tausiahnya. Sabtu, 14/3/2026. (Foto.Ist)

TNews, BITUNG– Rangkaian kegiatan Festival Ramadhan Kota Bitung 2026 yang diselenggarakan oleh Perumda Pasar Kota Bitung resmi ditutup dalam sebuah acara yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan di Kota Bitung. Sabtu, 14/3/2026.

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Pemerintah Kota Bitung, jajaran Direksi Perumda Pasar Kota Bitung, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Bitung KH Drs Abdul Rahman Kaluku, serta para penceramah dan tokoh agama yang turut mengisi kegiatan dakwah selama bulan suci Ramadhan.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Hairuddin Bandu Mangasi, yang dikenal sebagai muballigh dari LDII Kota Bitung, menyampaikan tausiah yang menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan masyarakat.

Ia menuturkan bahwa keberhasilan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah semata, tetapi juga dipengaruhi oleh peran para ulama yang memberikan bimbingan moral dan spiritual kepada masyarakat.

Menurutnya, dalam kehidupan bermasyarakat terdapat dua kelompok yang memiliki pengaruh besar terhadap kondisi suatu daerah, yakni ulama dan pemimpin pemerintahan.

Jika kedua pihak tersebut saling mendukung dalam kebaikan, maka masyarakat akan merasakan suasana yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan.

Selain itu, Ustadz Hairuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Bitung KH Drs Abdul Rahman Kaluku memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya festival tersebut yang dinilai mampu menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

Selama berlangsungnya Festival Ramadhan Kota Bitung 2026, masyarakat disuguhkan dengan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari ceramah, kajian Islam, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas di Kota Bitung.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, nilai-nilai spiritual, serta kepedulian sosial yang tumbuh selama bulan Ramadhan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan