TNews, BITUNG– Dalam upaya mendorong kegairahan ekonomi pasar yang berdampak pada meningkatnya pendapatan pedagang, Kepala Unit Pasar Winenet, Nurdin Bandu, melakukan penataan langsung ke sejumlah lapak dan kios dilokasi pasar winenet.
salah satu yang menjadi objek penataan adalah kawasan Pasar Ikan Winenet.
Kegiatan ini difokuskan pada pengecekan lapak-lapak kosong atau tidak aktif, yang selama ini tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan pasar, dan memengaruhi iklim perdagangan.
Menurut Nurdin Bandu, lapak-lapak yang dibiarkan kosong dalam waktu lama tidak hanya menghambat perputaran ekonomi di lingkungan pasar, tetapi juga mengurangi potensi pendapatan bagi Perumda Pasar Kota Bitung.
“Lapak yang tidak dipakai artinya tidak ada pemasukan bagi pasar. Maka kami mulai mendata dan mengecek langsung agar bisa segera dicarikan pedagang baru yang bersedia berjualan di sana,” ungkap Nurdin saat diwawancarai. Sabtu, 30/82025.
Menurutnya, upaya penataan aset demi mengoptimalisasi pendapatan perusahaan menjadi program awal Perumda Pasar, yang digagas bidang operasional.
upaya ini sejalan dengan arahan direksi, yang tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh aset perumda pasar, yang selama ini terbengkalai.
Dalam kegiatan pengecekan hari ini, Kanit Pasar bersama tim berhasil mengidentifikasi 6 unit lapak di area Pasar Ikan yang sudah lama tidak digunakan dan tidak melakukan pembayaran retribusi.
Beberapa lapak bahkan telah tidak ditempati selama bertahun-tahun dan kini dianggap sudah tidak memiliki status kepemilikan aktif.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan pemilik lama, namun karena tidak ada kejelasan dan sudah tidak aktif sangat lama, maka kami anggap lapak tersebut kosong dan siap ditempati oleh pedagang baru,” jelasnya.
Nurdin menambahkan, saat ini sudah ada pedagang yang bersedia menempati beberapa dari lapak kosong tersebut, sebagai bagian dari upaya reaktivasi ruang usaha di pasar dan dorongan untuk meningkatkan perputaran ekonomi lokal.
Langkah proaktif ini mendapat sambutan positif dari para pedagang. Salah satunya, Bapak Man Hunta, pedagang ayam di Pasar Winenet, yang menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Kanit Pasar yang baru.
“Mantap torang pe Kanit pasar ini tegas. namun humanis. Mudah-mudahan pasar Winenet tambah ramai di tangan Pak Nurdin Bandu,” ujarnya.
Kebijakan pendataan dan penertiban ini juga menjadi langkah awal dari program jangka panjang untuk menertibkan aset pasar, mengoptimalkan lahan usaha, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar tradisional.
Pelaksanaan kegiatan ini akan terus berlanjut, termasuk verifikasi terhadap total sekitar 10 lapak lainnya yang diduga kosong, untuk memastikan seluruh potensi pasar dapat digunakan secara maksimal dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bitung.