Pelindo TPK Bitung Tambah Satu Unit Reach Stacker untuk Tingkatkan Efisiensi Bongkar Muat

Pelindo Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan efisiensi operasional pelabuhan dengan menambah satu unit alat bongkar muat jenis Reach Stacker. Jumat, 29/8/2025. (Foto.Ist)

TNews, BITUNG– PT Pelindo Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan efisiensi operasional pelabuhan dengan menambah satu unit alat bongkar muat jenis Reach Stacker.

Pengadaan alat baru ini diresmikan dalam sebuah acara yang diadakan di area lapangan peti kemas Pelindo TPK Bitung, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Kepala Terminal Head Pelindo TPK Bitung, Jusri, yang hadir bersama Manager Operasional Muh. Habibi dan Manager Perencanaan dan HSSE Abdul Rustan, menyampaikan bahwa penambahan alat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas operasional dan mendukung kelancaran arus barang melalui Pelabuhan Bitung. Jumat, 29/8/2025.

“Dengan hadirnya Reach Stacker baru ini, kami yakin proses bongkar muat peti kemas akan lebih cepat dan efisien.

Ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan,” ujar Jusri dalam konferensi pers.

Reach Stacker, yang merupakan alat berat dengan kapasitas besar dan kemampuan manuver tinggi, memiliki peran vital dalam operasional terminal peti kemas.

Alat ini dirancang untuk mengangkat, memindahkan, dan menumpuk peti kemas, yang dapat mengurangi waktu operasional serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan bongkar muat.

Lebih lanjut, Jusri menjelaskan bahwa penambahan Reach Stacker adalah bagian dari strategi investasi PT Pelindo Terminal Petikemas dalam memperbarui peralatan dan infrastruktur yang ada.

Diharapkan, alat baru ini tidak hanya mempercepat proses bongkar muat, tetapi juga mengurangi waktu tunggu kapal dan biaya operasional, yang akan memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha.

“Peningkatan efisiensi ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Pelabuhan Bitung sebagai salah satu pintu gerbang logistik utama di kawasan timur Indonesia,” tambah Jusri.

Keberadaan alat baru ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal dan regional, khususnya di Provinsi Sulawesi Utara. Jusri juga menegaskan bahwa komitmen Pelindo TPK Bitung untuk berinvestasi dalam teknologi modern dan pengembangan sumber daya manusia akan terus berlanjut guna memenuhi standar internasional.

Selain itu, penambahan Reach Stacker ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional pelabuhan dan mempercepat distribusi barang ke berbagai daerah di Sulawesi Utara. Dengan demikian, Kota Bitung diharapkan dapat menjadi pusat distribusi utama di kawasan timur Indonesia.

“Semakin lancarnya distribusi barang akan mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara, dan kami optimistis dengan langkah ini, kami akan semakin memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa,” tutup Jusri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan