TNews, TALAUD– Warga di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara sempat dibuat geleng-geleng kepala. Stadion kebanggaan daerah yang lama terbengkalai itu mendadak viral di media sosial bukan karena pertandingan seru, tapi karena kondisinya yang dipenuhi rumput liar dan pepohonan hingga tampak seperti hutan kecil.
Lapangan yang seharusnya jadi tempat adu strategi dan cetak gol itu justru “menghilang” di balik semak belukar.
Banyak warga menyayangkan kondisi tersebut, apalagi stadion itu dulu menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat.
Tak tinggal diam, Satuan Samapta Polres Talaud ikut ambil bagian untuk membersihkan Stadion terbengkalai.
Dipimpin Kasat Samapta Polres Kepulauan Talaud, AKP Ricky Taliwuna, para personel datang membawa peralatan lengkap untuk memangkas rumput liar dan menebas pepohonan yang menutupi lapangan. Jumat, 27/2/2026.
Suasana yang biasanya sunyi mendadak ramai oleh suara mesin pemotong rumput dan canda para anggota yang bahu-membahu membersihkan area stadion.
Perlahan tapi pasti, wajah stadion mulai terlihat kembali.
AKP Ricky Taliwuna menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar bersih-bersih biasa.
Menurutnya, ini adalah bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum yang bisa menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bang Gints yang dinilai telah memantik perhatian publik terhadap kondisi Stadion tersebut.
Harapannya, langkah kecil ini bisa menjadi pemicu semangat masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas olahraga bersama.
“Semoga masyarakat juga tergerak untuk sama-sama menjaga lapangan ini. Supaya bisa kembali digunakan anak-anak muda ke depan,” ujarnya.
Aksi sigap aparat kepolisian ini pun menuai banyak apresiasi.
Warga berharap, stadion yang sempat “tersesat di rimba” itu bisa kembali menjadi pusat olahraga, tempat lahirnya talenta-talenta muda, sekaligus kebanggaan masyarakat Talaud.
Kini, harapan itu mulai tumbuh seiring rumput liar yang satu per satu mulai tumbang.







