Tausiah Perdana Ust. Supriyanto Semarakkan Ramadan Fest 2026 di Pasar Takjil Bitung

Tausiah disampaikan oleh Ust. Supriyanto, S.Ag.,
Tausiah disampaikan oleh Ust. Supriyanto, S.Ag., Sabtu. 21/2/2026. (Foto.Ist)

TNews, BITUNG– Hari ketiga Ramadhan 1447 Hijriah, geliat aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Pusat Kota Bitung semakin terasa.

Perumda Pasar Kota Bitung kembali menghadirkan Ramadhan Fest 2026 yang dipusatkan di area Pasar Takjil, Sabtu (21/2/2026), sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sejak sore hari, ratusan warga mulai berdatangan untuk mencari aneka hidangan berbuka puasa.

Beragam kuliner khas Ramadhan tersaji di lapak-lapak pedagang UMKM, mulai dari kolak, es buah, hingga aneka gorengan dan makanan berat.

Antusiasme pengunjung menciptakan suasana yang semarak namun tetap tertib.
Tak sekadar menjadi pusat transaksi jual beli, Ramadan Fest tahun ini juga dirangkaikan dengan program “Hikmah Ramadan”, yakni tausiah singkat yang digelar menjelang waktu berbuka.

Pada kesempatan perdana, tausiah disampaikan oleh Ust. Supriyanto, S.Ag., yang mengangkat tema tentang keutamaan Ramadan sebagai bulan pembentuk karakter dan ketakwaan.

Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa puasa bukan hanya ibadah menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana mendidik diri untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin dan berakhlak.

Ia juga mengajak para pedagang untuk menjaga kejujuran dalam bertransaksi agar usaha yang dijalankan bernilai berkah.

“Ramadan adalah kesempatan memperbaiki diri. Termasuk dalam berdagang, mari kita utamakan kejujuran dan pelayanan yang baik,” pesannya di hadapan jamaah.

Sementara itu, Plt Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, mengatakan bahwa Ramadhan Fest merupakan agenda tahunan yang terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemberdayaan UMKM dan pembinaan rohani masyarakat.

Selama bulan Ramadan, tausiah akan diisi oleh sejumlah tokoh agama secara bergantian.

Ia memastikan pengelola pasar juga memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, serta kenyamanan lingkungan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

Dengan konsep yang memadukan penguatan ekonomi rakyat dan nilai spiritual, Ramadan Fest 2026 diharapkan mampu menjadi agenda khas Ramadan di Kota Bitung sekaligus mempertegas fungsi pasar sebagai pusat aktivitas sosial, ekonomi, dan keagamaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan