TNews, MANADO– Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menggelar silaturahmi Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (2/3/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antara warga perantau dan pemerintah daerah.
Acara tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay hadir pula Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P didampingi istri Ny. Lely Mirza Agus, serta sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Kehadiran pimpinan daerah menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga harmoni sosial di Sulawesi Utara.
Mengusung semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak panti asuhan.
Momen ini menjadi wujud kepedulian sosial KKSS terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Wilayah BPW KKSS Sulut, Ruslan Abdul Gani S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa KKSS siap terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Sofyan menuturkan bahwa silaturahmi ini menjadi ruang mempertemukan warga KKSS dari berbagai kabupaten dan kota di Sulut.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun selama ini menjadi modal sosial penting dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perantau.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus mengapresiasi kontribusi aktif KKSS yang dinilai berperan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat jejaring ekonomi.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai Ramadhan seperti kesabaran, empati, dan solidaritas harus terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kolaborasi antarkomunitas dan antardaerah menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan Sulawesi Utara sekaligus mendukung pembangunan nasional,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiah Ramadhan yang mengingatkan pentingnya sedekah sebagai sarana membersihkan hati dan mempererat solidaritas sosial.
Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama, buka puasa, dan salat Maghrib berjamaah dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.
Momentum ini diharapkan semakin memperkokoh hubungan masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara, sekaligus meneguhkan semangat persatuan di tengah keberagaman.







