Desa Minaesa Butuh Tambahan Tanggul 50 Meter Guna Cegah Abrasi dan Timbunan Pasir

TNews, Minut Sulawesi Utara – Pemerintah Desa Minaesa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, mengharapkan adanya penambahan pembangunan tanggul limpasan air laut. Hal ini dinilai mendesak guna melindungi infrastruktur desa dari ancaman gelombang pasang.

Hukum Tua Desa Minaesa, Saprin Fanah, mengungkapkan bahwa keberadaan tanggul yang ada saat ini telah terbukti efektif menahan pergeseran pasir pantai saat terjadi cuaca ekstrem. Namun, panjang tanggul tersebut masih belum mencukupi untuk mengamankan seluruh area pemukiman.

“Saat ini sudah dibangun tanggul limpasan yang efektif menahan berpindahnya pasir pantai ketika terjadi gelombang pasang, yang sebelumnya mengancam tertimbunnya jalan lingkar serta sebagian rumah penduduk. Namun, yang ada sekarang masih kurang sekira 50 meter panjangnya,” ujar Saprin, Kamis (15/01/2026).

Menurut Saprin, kebutuhan ini semakin terlihat jelas setelah wilayah tersebut dihantam badai besar baru-baru ini. Area pantai yang belum terlindungi tanggul mengalami dampak cukup parah, di mana material pasir laut meluap hingga menutupi badan jalan.

“Kondisi yang terjadi baru-baru ini setelah badai besar, wilayah pantai yang belum tercover tanggul ternyata pasir pantainya melimpah hingga ke jalan. Hal ini menyulitkan kendaraan warga untuk melintas,” jelasnya.

Selain sebagai pemecah ombak dan pelindung abrasi, Saprin menjelaskan bahwa tanggul tersebut memiliki fungsi sosial (multifungsi) bagi masyarakat setempat. Area tanggul kerap dijadikan sarana santai dan tempat bersilaturahmi antarwarga pada sore hari, bahkan menambah estetika desa yang memiliki wilayah pantai di pesisir yang berhadapan dengan laut Sulawesi ini.

Demi mewujudkan perlindungan wilayah yang menyeluruh, Pemerintah Desa Minaesa berharap adanya atensi dari pemerintah daerah.

“Kami sangat membutuhkan penambahan sekitar 50 meter lagi. Untuk pembangunan ini, pihak desa membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mewujudkan harapan warga kami,” pungkasnya. (mt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan