Fatmawaty Soleman Tinjau Pesisir Pantai Candi Pasca Gempa, Imbau Warga Tetap Waspada

Camat Maesa, Fatmawaty Soleman, S.STP, didampingi Lurah Bitung Tengah Titi Ahmad, S.Sos dan Lurah Kakenturan Satu Juri Simbuka SE, melakukan kunjungan langsung ke Kelurahan Bitung Barat Satu, Lingkungan 3, tepatnya di lokasi Pantai Candi, pada Kamis pagi, 2/4/2026. (Foto.mirawan)
Camat Maesa, Fatmawaty Soleman, S.STP, didampingi Lurah Bitung Tengah Titi Ahmad, S.Sos dan Lurah Kakenturan Satu Juri Simbuka SE, melakukan kunjungan langsung ke Kelurahan Bitung Barat Satu, Lingkungan 3, tepatnya di lokasi Pantai Candi, pada Kamis pagi, 2/4/2026. (Foto.mirawan)

TNews, BITUNG- Camat Maesa, Fatmawaty Soleman, S.STP, didampingi Lurah Bitung Tengah Titi Ahmad, S.Sos dan Lurah Kakenturan Satu Juri Simbuka SE, melakukan kunjungan langsung ke Kelurahan Bitung Barat Satu, Lingkungan 3, tepatnya di lokasi Pantai Candi, pada Kamis pagi, 2/4/2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas Gempa magnitudo 7,6 yang melanda perairan Bitung dan Maluku Utara terasa kuat hingga Kota Bitung.

Bacaan Lainnya

Camat Maesa turun langsung untuk memantau kondisi wilayah pesisir sekaligus memastikan situasi masyarakat tetap aman dan terkendali.

Saat ditemui wartawan di lokasi, Fatmawaty Soleman menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Bitung kepada seluruh camat dan lurah untuk segera melakukan monitoring wilayah masing-masing pasca gempa.

Pagi ini kami melakukan pemantauan di lokasi pantai Candi karena sempat beredar informasi bahwa terjadi kenaikan gelombang air laut di wilayah ini.

Kami ingin memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Fatmawaty.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru, ketinggian air laut di wilayah Bitung hanya mencapai sekitar 0,2 meter atau 20 sentimeter, sehingga tidak menimbulkan dampak yang membahayakan.

Meski demikian, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir tetap diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana susulan.

Namun, warga diminta untuk tidak panik dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di pesisir pantai, agar tetap waspada namun tidak panik.

Jangan mudah percaya pada berita hoaks yang menyebutkan air sudah naik hingga ke jalan.

Informasi tersebut tidak benar,” tegasnya.

Pemerintah Kecamatan Maesa juga meminta masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait guna menghindari kesalahpahaman yang dapat memicu kepanikan.

Kegiatan pemantauan ini diharapkan dapat memberikan kepastian kondisi di lapangan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat tanpa menimbulkan keresahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan