Pantauan Langsung FKDM Bitung: Olga Dotulong Tenangkan Warga Pascagempa M 7,6

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung, Olga Dotulong Banua, turun langsung di lokasi pengungsian yang berada di Masjid Agung Nurul Huda. Kamis, 2/4/2026. (Foto.Ist)
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung, Olga Dotulong Banua, turun langsung di lokasi pengungsian yang berada di Masjid Agung Nurul Huda. Kamis, 2/4/2026. (Foto.Ist)

TNews, BITUNG– Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung, Olga Dotulong Banua, turun langsung memantau sejumlah titik pengungsian warga pascagempa magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Bitung dan Maluku Utara. Kamis, 2/4/2026.

Guncangan kuat tersebut memicu kepanikan, khususnya di wilayah pesisir, hingga membuat warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Bacaan Lainnya

Situasi semakin tegang setelah adanya peringatan dini tsunami dari BMKG.

Dalam kondisi penuh kekhawatiran, masyarakat memilih meninggalkan rumah demi menyelamatkan diri, mencari lokasi yang dianggap aman dari potensi gelombang laut.

Salah satu titik pengungsian yang dipadati warga adalah Masjid Agung Nurul Huda.

Tempat ibadah tersebut menjadi lokasi perlindungan sementara bagi warga yang masih trauma dan khawatir akan gempa susulan.

Di lokasi ini, Olga Dotulong hadir memberikan pemantauan sekaligus menenangkan warga.

Ia menyampaikan bahwa BMKG telah secara resmi menetapkan status peringatan dini tsunami di wilayah Bitung ke tahap akhir (PDT-4), yang berarti ancaman tsunami telah berakhir.

Meski demikian, Olga tetap menekankan pentingnya kewaspadaan dan ketenangan di tengah situasi pascabencana.

Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang belum jelas, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG,” ujarnya di hadapan para pengungsi.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun kondisi telah dinyatakan aman, masyarakat terutama yang berada di kawasan pesisir diminta untuk tidak lengah dan tetap siaga terhadap kemungkinan perkembangan situasi.

Kehadiran FKDM di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menimbulkan kepanikan baru.

Pemerintah dan pihak terkait terus mengimbau warga untuk tetap waspada, namun tidak panik, sembari memantau perkembangan informasi resmi secara berkala.

(M.T)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan