Theo Rorong: Kepatuhan Wajib Pajak Jadi Kunci Kenaikan PAD Bitung

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, Theo Rorong, saat ditemui awak media. Senin, 6/4/2026. (Foto.mirawan)
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, Theo Rorong, saat ditemui awak media. Senin, 6/4/2026. (Foto.mirawan)

TNews, BITUNG- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bitung dari sektor pajak daerah menunjukkan kinerja yang semakin menguat pada triwulan pertama tahun 2026.

Berdasarkan data hingga akhir Maret, realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai sekitar Rp17,791 miliar, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp15,987 miliar.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, Theo Rorong, saat ditemui awak media, Senin 6/7 menjelaskan bahwa kenaikan ini mencerminkan adanya perbaikan dalam sistem pengelolaan serta efektivitas pemungutan pajak yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Ia menyebutkan, secara persentase terjadi pertumbuhan kurang lebih 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, Theo mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai strategi yang diterapkan sejak awal tahun.

Di antaranya adalah penguatan pengawasan terhadap wajib pajak, peningkatan intensitas penagihan, serta pemanfaatan sistem digital untuk mempermudah proses pembayaran pajak.

Langkah-langkah ini dinilai mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Selain faktor internal, pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan PAD.

Aktivitas di sektor perdagangan, jasa, serta industri pengolahan yang terus bergerak dinamis turut mendorong bertambahnya objek dan nilai pajak yang dapat dipungut.

Pemerintah Kota Bitung juga terus berupaya menggali potensi pajak baru serta memaksimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada.

Upaya ini dilakukan melalui pendataan ulang objek pajak, penyesuaian regulasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada wajib pajak agar lebih transparan dan akuntabel.

Ke depan, pemerintah daerah optimistis tren positif ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan hingga akhir tahun 2026.

Dengan meningkatnya PAD, diharapkan pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bitung.

(MR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan