Suarakan Aspirasi 416 Kabupaten, Apkasi Serahkan 20 Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah Pusat

Suasana Penyerahan Rekemendasi Apkasi kepada Mendagri (Foto : apkasi.org)

Joune Ganda : Rekomendasi ini tidak akan berhenti sebagai dokumen semata. Kami sampaikannya kepada Kemendagri dan Komisi II DPR RI. Kami pastikan setiap poin akan dikawal serius oleh bidang-bidang terkait di internal Apkasi sampai ke pengambil keputusan

TNews, Jakarta – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menunjukkan taringnya dalam mengawal kepentingan daerah. Bertempat di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (5/3/2026), Rapat Dewan Pengurus (RDP) I Apkasi 2026 menjadi panggung bagi 416 kabupaten untuk menyalurkan aspirasi serta solusi atas berbagai tantangan di daerah langsung ke pusat kekuasaan.

Pertemuan strategis ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Apkasi, Dr. Joune Ganda, sebagai langkah konkret menindaklanjuti hasil Rakornas Batam yang digelar Januari lalu. Bobot pertemuan ini semakin kuat dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto.

Foto Bersama Apkasi setelah penyerahan Rekomendasi kepada Mendagri. (Foto : apkasi.org)

Sejak dibuka oleh Ketua Umum Apkasi, Bursa Sarnubi, suasana diskusi berlangsung dinamis. Para menteri tampak antusias menyimak poin-poin krusial yang menjadi keresahan para pemimpin daerah di seluruh pelosok nusantara.

Sedikitnya 20 persoalan mendesak dibedah secara mendalam dalam forum tersebut. Beberapa sektor fundamental yang menjadi sorotan utama antara lain :

  • Reformasi Birokrasi yakni mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih lincah dan responsif terhadap kebutuhan publik.
  • Akselerasi Ekonomi dengan fokus pada hilirisasi komoditas unggulan agar nilai tambah ekonomi menetap di daerah.
  • Ketahanan Sosial-Budaya dengan menitik beratkan menjaga eksistensi kearifan lokal di tengah arus modernisasi.
  • Sinkronisasi Program Nasional yakni antara lain memastikan agenda Asta Cita, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga penguatan Koperasi Merah Putih berjalan selaras antara pusat dan kabupaten.

Hasil dari diskusi maraton tersebut melahirkan 20 rekomendasi penting. Namun, Sekjen Apkasi Joune Ganda menegaskan bahwa pihaknya mengharamkan hasil rapat ini hanya berakhir sebagai tumpukan kertas tanpa realisasi.

“Rekomendasi ini tidak akan berhenti sebagai dokumen semata. Kami sampaikannya kepada Kemendagri dan Komisi II DPR RI. Kami pastikan setiap poin akan dikawal serius oleh bidang-bidang terkait di internal Apkasi sampai ke pengambil keputusan,” tegas Joune Ganda usai rapat.

Setelah diskusi panjang yang menguras energi, dan penyerahan rekomendasi kepada Mendagri, rangkaian acara diakhiri dengan suasana kekeluargaan melalui buka puasa bersama antara para kepala daerah dengan Mendagri dan Mendes PDT.

Momen hangat ini menjadi simbol kuatnya harmoni antara pemerintah pusat dan daerah. Harapannya, keputusan yang lahir dari pertemuan di Jakarta ini mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, mulai dari wilayah pesisir hingga pegunungan di seluruh penjuru Indonesia. (mt/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan